Langsung ke konten utama

ULANG TAHUN ITU "KEJAM"

Kali ini saya hanya ingin berbagi sebuah celetukan istimewa dari seorang kawan yang luar biasa. Bagi yang tidak berani untuk membaca, saya doakan suatu saat nanti Anda akan mau belajar untuk merenung.

Tangga ini terus menanjak. Kecuramannya mulai berfluktuasi seiring dengan dinamika yang tampak di sekitaran. Berkali-kali kita diberi kesempatan untuk tetap hidup "istimewa", namun tanpa sadar berkali-kali pula kita melenggangkannya dengan sia-sia. Coba tengok berapa umur kita saat ini? Angka terus bertambah, kesempatan hidup tentunya semakin berkurang. Ekstrim memang ketika harus menyatakan sebuah kerisauan tentang sisa kesempatan itu. Namun inilah realitanya. Terkadang kita terlena oleh beragam ucapan selamat ulang tahun dan limpahan hadiah dari kerabat, namun sadar atau tidak bahwa itu hanyalah bumbu dalam sebuah perayaan, bukan bintang utama yang seharusnya tampil dalam momen baik hidup kita.

Kita sebenarnya adalah orang-orang yang beruntung ketika selalu dibayangi keresahan akan hidup. Rasa resah adalah tanda bahwa kita bagian dari manusia yang sadar akan kesempatan, sadar akan pentingnya visi sebuah kehidupan. Terlalu rumit memang jika harus berbicara mengenai kehidupan di saat kita sedang menyenangkan diri dengan segala sambutan meriah dan ucapan hangat atas semakin tuanya diri kita. Namun, waktu melaju terlalu cepat sedangkan langkah kita sangat tergopoh-gopoh mengejarnya. Harusnya bukan kita yang dikendalikan oleh waktu, karena waktu tidak pernah berubah, perputarannya selalu sama, satu hari ya dua puluh empat jam, tidak kurang tidak lebih. Perangkap itu justru ada dalam diri kita sendiri. Untuk itu sudah saatnya kita bersama-sama menyusun strategi efektif menghadapi “indahnya” dunia.

Tulisan ini saya buat bukan semata oleh pemikiran pribadi, tapi juga kontribusi keresahan beberapa teman yang merasa belum melakukan apa-apa di usianya yang sudah masuk masa akhir dekade kedua alias hampir dua puluh tahun. Renungan ini bukan hanya milik orang-orang yang akan habis masa usia belasannya, tapi juga bagi siapapun yang ingin hidupnya berkualitas. Keresahan adalah milik setiap insan, karena rasa risau adalah resiko bagi semua manusia yang peduli akan perjalanan sukses hidupnya. Selamat ulang tahun bagi siapa saja yang merasa bahwa dirinya dilahirkan di hari kemarin, saat ini, atau mungkin esok. Have a nice day people!!

Komentar

  1. KadoUnik adalah toko online yang menjual Kado Unik dari mulai Gantungan HP, Aksesoris HP sampai Maianan yang berasal dari Jepang
    http://tokokado-unik.blogspot.com/

    BalasHapus

Posting Komentar

Berikan komentar, apapun yang sekiranya bermanfaat bagi banyak orang. Ini adalah forum untuk berbagi. Menuliskan satu kebaikan adalah murni untuk kebaikan bersama...

Postingan populer dari blog ini

MASA

Malam itu aku tertuntun dengan tanpa sadar oleh hawa yang tak pernah kurasa sebelumnya. Perlahan tapi pasti aku mulai langkahkan kaki pada anak tangga yang terasa menanjak dan jauh dari jangkauan. Semilir angin subuh semakin terdeteksi. Bertanya dalam hati apakah aku sudah berjalan sangat lama hingga subuhpun datang hampir menyongsong? Nafasku mulai terengah oleh dinginnya bisikan pohon dan tawa jangkrik yang masih terdengar walau sendu. Hati berdebar tak karuan. Bau itu semakin menyadarkanku akan memori lama yang mulai bisa kukubur bertahun lalu. Sayangnya aku tak ingat memori yang mana itu. Dimanakah aku? Terdamparkah aku? Tak tahan diri ini harus bergelut dengan untaian pertanyaan yang terus menderu dalam pikir. Tangga besi yang kunaiki ingatkanku pada deburan langkah kaki masa lalu. Dindingnya masih sama, bangku coklatnyapun masih sama. Jendela itu, ya jendela-jendela itu pun terlihat masih sama dan tak asing bagiku, langit-langitnya yang melengkung juga terlihat akrab oleh mataku....

Jejak

Perjuangan Kaum Intelektual, ibarat mengikuti jejak para Nabi. Terus & terus tanpa kenal lelah menuju sebuah kemandirian masyarakat MADANI & Ridho Allah Semata. Jikalau tak cukup usiaku... Aku berharap akan terus berlanjut pada generasi berikutnya.

Suatu saat nanti

S uatu saat nanti... kita akan lihat gambar ini dimanapun kita berada! Bahkan disetiap pintu hati kaum Dhu'afa... Ada sebuah harapan untuk masa depan... Bukan hanya untuk mereka... Tapi juga untuk dan bagi kita! Ini bukan khayalan... Karena ini PASTI! Jiwa yang putih akan melihat... jauh mendahului yang lainnya! Semoga itu aku ! Semoga itu kamu!