Jemari menari menitikkan kata-kata yang dia sendiri tak paham tentang apa yang seharusnya ditorehkan. Hanya barisan huruf yang lama-lama tersusun menjadi kata baku tak baku. Inilah imajinasi. Imajinasi yang tersorot dari masih berfungsinya otak. Penuh gairah dan daya lamunan tak berdasar. Semua hanya kesenangan untuk saat ini. Lagi-lagi hanya untuk menemani si otak bekerja, lebih tepatnya membantu otak me-file kan segala macam rekaman dalam deretan kalimat.
Ketika hari ini secara tak sadar belum memberikan kesan luar biasa, mungkin esok akan jadi titik balik di mana ini semua menjadi luar biasa atau apesnya di luar kebiasaan. Apa itu? Hanya diri sendiri yang akan merasakan nantinya. Perlukah dipikirkan? Perlu…agar semua tak berakhir di luar kebiasaan, tapi berdestinasi ke hal luar biasa. Semangat dan sukses untuk kita semua.
Komentar
Posting Komentar
Berikan komentar, apapun yang sekiranya bermanfaat bagi banyak orang. Ini adalah forum untuk berbagi. Menuliskan satu kebaikan adalah murni untuk kebaikan bersama...